Infeksi Saluran Kemih (ISK)

print this page
send email
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi bakteri yang terjadi pada uretra (uretritis), kandungan kemih (sistitis), ureter (uretritis), atau ginjal (pielonefritis). saluran kemih dapat terserang infeksi dari atas ( dimana bakteri masuk ke dalam ginjal memalui darah yang masuk ke ginjal) atau dari bawah ( dimana bakteri masuk dari uretra).

kebanyakan ISK berawal dari saluran kemih bagian bawah (kandung kemih dari uretra) dan jika tidak di berikan terapi infeksi tersebut akan menyebar ke saluran kemih bagian atas (ureter dan ginjal), jenis ISK yang paling di jumpai yaitu sistitis (infeksi kandung kemih), biasanya sistitis terjadi pada wanita sesudah melakukan hubungkan seksual, dimana bakteri memasuki kandung kemih melalui uretra.

90% kasus sistitiis di sebabkan oleh Escherichia coli, yaitu bakteri yang dalam kondisi normal terdapat di dalam kolon dan rektum. uretritis (infeksi pada uretra) menimbulkan gejala-gejala yang menyerupai gejala sistitits, pada beberapa kasus, bakteridapat mencapai saluran kemih bagian atas lalu menyebabkan infeksi ginjal ( pielonefritis ).

terapi perlu segera di terapkan karena infeksi dapat mengakibatkan penurunan fungsi ginjal, terutama pada pasien lanjut usia atau individu yang memiliki sistem imun tubuh lemah, ISK terjadi pada kurang lebih 3% anak perempuan dan 1% anak laki-laki yang usia berusia 11 tahun.

wanita lebih rantan terkena ISK karena mereka memiliki uretra yang lebih pendek dan posisinya dekat dengan anus, faktor-faktor yang paling banyak menyebabkan ISK yaitu hubungan seksual yang tidak aman (berganti-ganti pasangan seksual atau tidak menggunakan alat pelindung selama berhubungan seksual), migrasi bakteri yang berasal dari feses/anus (pada wanita).

penggosongan kandungan kemih yang tidak tuntas, atau gangguan fungsi organ saluran kemih, faktor lainya yang meingkatkan resiko ISK meliputi kehamilan, obstruksi saluran kemih, dan vilurensi bakteri.
jenis bakteri penyebab ISK lainya : staphylococcus saprophyticus, chlamydia trachomatis, dan mycoplasma hominis. ^^

1 komentar:

  1. wah, wanita harus lebih hati-hati karena lebih rentan terkena ini penyakit..

    BalasHapus

 
back to top